Liputan6.com, Jakarta - Seluruh manusia, jin, dan makhluk lainnya akan dikumpulkan di Padang Mahsyar, setelah kebangkitan dari kubur pada hari kiamat. Terjadi runtutan peristiwa di Padang Mahsyar di mana manusia menunggu proses hisab (perhitungan amal) dengan berbagai keadaan yang berbeda.
Berdasar nash Al-Qur'an dan hadis, Ibnu Katsir dalam Buku Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim menjelaskan bahwa Padang Mahsyar adalah tempat yang datar, putih, dan luas, tanpa tanda atau batas. Di sana, manusia digiring dalam berbagai kondisi sesuai amalnya: ada yang berjalan, ada yang berkendaraan, dan ada pula yang diseret di atas wajahnya.
Mengutip Buku Petaka Padang Mahsyar karya Dr. Mahir Ahmad Ash-Shufi, sebuah petaka maha dahsyat akan benar-benar terjadi. "Bayangkan, tatkala matahari yang ukurannya jutaan kali besarnya dari matahari dunia dengan kadar kekuatan panasnya sepuluh tahun didekatkan ke kepala manusia," demikian tertulis dalam buku tersebut.
Di waktu menunggu hisab ini, terjadi berbagai peristiwa di Padang Mahsyar yang dialami oleh manusia dan makhluk lainnya.
1. Dibangkitkan dan Dikumpulkan di Padang Mahsyar
Merujuk Buku Prahara Padang Mahsyar, Penulis Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli, terjadi berbagai peristiwa di Padang Mahsyar. Selain dalil-dalil shahih, dalam buku ini juga ditambahkan penjelasan ulama ternama dan mulia.
Berikut ini adalah peristiwa-peristiwa di Padang Mahsyar, merujuk sumber di atas dan dari sumber lain berdasar Al-Qur'a...