2. Memiliki Berat 50 Ton
Ahli paleontologi percaya bahwa Livyatan memiliki panjang tubuh lebih dari 15 m dari kepala hingga ekor dan beratnya mencapai 50 ton. Dengan demikian, paus purba ini memiliki ukuran kira-kira serupa dengan paus sperma modern.
Hal ini menjadikan Livyatan paus pemangsa terbesar dari zaman Miosen atau sekitar 13 juta tahun yang lalu. Dengan demikian, Livyatan diyakini memiliki posisi aman di puncak rantai makanan.
3. Leluhur Paus Sperma Modern
Livyatan secara teknis diklasifikasikan sebagai Physeteroid, anggota keluarga paus bergigi yang berusia sekitar 20 juta tahun dalam catatan evolusi. Physeteroid yang ada saat ini, meliputi paus sperma kerdil dan paus sperma ukuran penuh.
Sementara, anggota trah lain yang sudah lama punah termasuk Acrophyseter dan Brygmophyseter. Kedua genus ini tampak mungil jika dibandingkan dengan Livyatan dan keturunan paus spermanya.
4. Habitat
Leviathan Melvillei hidup di laut dangkal di sekitar Amerika Selatan. Fosilnya ditemukan di Peru, yang menunjukkan bahwa hewan ini hidup di perairan hangat dan kaya nutrisi.
Para ilmuwan percaya bahwa Leviathan Melvillei adalah predator puncak di habitatnya, dan mungkin berburu secara berkelompok seperti paus sperma modern.