Akal Sehat Menurut Al-Qur'an, Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Liputan6.com, Jakarta - Secara umum akal sehat merupakan kemampuan manusia untuk berpikir logis, memahami situasi secara objektif, dan mengambil keputusan berdasarkan penalaran yang rasional.

Akal sehat menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan yang harmonis, karena ia memungkinkan seseorang untuk memilah mana yang benar dan salah, serta menilai konsekuensi dari setiap tindakan.

Konsep akal sehat sering kali menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan pandangan mendalam mengenai hal ini dalam sebuah ceramahnya yang dikutip dari kanal YouTube @amalsunnah. Dalam penjelasannya, UAH merujuk kepada Al-Qur'an sebagai pedoman utama untuk memahami akal sehat.

Menurut UAH, akal sehat adalah akal yang mengenal penciptanya, Allah SWT. "Akal sehat bukan hanya akal yang pintar memberikan rumusan untuk fisik, tetapi akal yang tahu untuk apa ia diciptakan," tegas UAH dalam ceramahnya. Ia mengingatkan bahwa akal diberikan Allah untuk mengenal kebesaran-Nya dan menjalankan fungsi sesuai kehendak Sang Pencipta.

Penjelasan ini dikuatkan dengan ayat dalam Surat Ali Imran Ayat 190: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang yang berakal.”

Menurut UAH, ayat ini menegaskan bahwa akal sehat adalah akal yang mampu merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

Simak Video Pilihan Ini:

Tim Gabungan Pemalang Cek Barang Kedaluwarsa Jelang Lebaran Idul Fitri 2024