Liputan6.com, Jakarta - Siksa kubur dan amalan menghindarkan darinya menjadi pembahasan penting dalam ajaran Islam yang mengingatkan umat manusia tentang kehidupan setelah kematian. Siksa kubur dipercaya sebagai fase awal dari perjalanan menuju akhirat, tempat seseorang menerima balasan dari amal perbuatannya di dunia.
Dalam Islam, setiap Muslim dianjurkan untuk melakukan amalan yang dapat menghindarkannya dari siksa kubur. Beberapa di antaranya adalah memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an—khususnya Surah Al-Mulk—serta berbuat baik kepada sesama. Amalan ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai perlindungan spiritual sebelum memasuki alam barzakh.
Rasulullah SAW sering mengingatkan para sahabat untuk senantiasa memohon perlindungan dari siksa kubur dalam setiap doa dan sholatnya.
Hal ini menunjukkan bahwa azab di alam kubur bukan sekadar simbolik, melainkan hakikat yang benar-benar akan dihadapi oleh manusia setelah meninggal dunia.
Amalan Utama yang Dapat Menyelamatkan
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk menghindarkan diri dari siksa kubur adalah membaca Surah Al-Mulk setiap malam. Dalam hadis disebutkan, surah ini akan menjadi pembela bagi pembacanya hingga Allah mengampuni dosanya.
Membaca Surah Al-Mulk dengan penuh penghayatan menjadi cara sederhana namun bermakna dalam menjaga diri dari azab kubur.
Selain itu, dzik...