Liputan6.com, Jakarta Kalimat hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikmal nasir adalah dzikir yang mencerminkan kekuatan spiritual luar biasa dalam ajaran Islam. Ucapan ini menjadi tameng doa yang dipanjatkan saat seorang hamba merasa lemah, tidak berdaya, dan ingin berserah sepenuhnya kepada perlindungan Allah SWT. Dalam setiap hurufnya, tersimpan makna bahwa hanya Allah-lah sebaik-baik pelindung, tempat bersandar, dan penolong bagi orang-orang beriman. Kalimat ini tak hanya indah secara lafaz, tetapi juga sarat dengan kekuatan batin dan ketenangan jiwa.
Dalam buku Rahasia Dahsyat Hasbunallah karya Syeikh Abdullah Alawi Al-Haddad dijelaskan bahwa kalimat hasbunallah wanikmal wakil adalah warisan dzikir para Nabi, khususnya ketika mereka berada dalam tekanan besar, dan dengan dzikir itu Allah memberikan pertolongan yang luar biasa. Maka, tidak heran bila dzikir ini sering dianjurkan untuk dibaca saat menghadapi kesulitan hidup, ancaman, atau situasi yang tampaknya tidak memiliki jalan keluar secara logis. Ia menjadi bentuk tauhid murni yang membebaskan hati dari ketergantungan kepada selain Allah.
Sementara itu, dalam buku Doa dan Dzikir Mustajab karya Wira Kautsari Wijayanti, Lc., MA, disebutkan bahwa mengucapkan hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikmal nasir dengan penuh keyakinan akan melatih jiwa untuk tenang, tidak mudah panik, dan selalu berharap pertolongan Allah di setiap kondisi. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami makna kalimat ini secara menyeluruh serta mengetahui keutamaan zikir dan waktu terbaik dalam mengamalkannya.
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (1/7/2025).
Peristiwa penganiayaan dialami pengasuh pondok pesantren di Indramayu. Saat sang kiai dzikir di musala tiba-tiba diserang orang tak dikenal dengan senjata tajam.