Awal Februari lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani Instruksi Presiden (Executive Order/EO) untuk membentuk Dana Kekayaan Negara atau Sovereign Wealth Fund (SWF). Langkah ini bertujuan mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis, serupa dengan konsep Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Indonesia yang diluncurkan hari ini, Senin (24/2/2025).
Tujuan Pembentukan SWF di AS
Sovereign Wealth Fund di Amerika Serikat dirancang untuk mengelola aset dan kekayaan negara secara optimal dan mendukung investasi strategis. Berbeda dari Danantara yang fokus pada pembangunan infrastruktur, SWF AS memiliki tujuan spesifik: mengakuisisi platform media sosial TikTok yang saat ini dimiliki oleh perusahaan China, ByteDance.
"Kami mungkin akan atau tidak akan melakukan sesuatu dengan TikTok. Jika kami bisa bernegosiasi dengan baik, maka kami akan melakukan sesuatu. Jika tidak, maka kami mungkin akan 'membelinya' dengan dana SWF," ujar Trump, dikutip dari Reuters, Senin (24/2/2025).
Selain menggunakan SWF, Trump juga mempertimbangkan opsi lain, seperti menggandeng investor kaya asal AS. Nama-nama besar seperti Larry Ellison (pendiri Oracle) dan Elon Musk (CEO SpaceX dan Tesla) disebut sebagai calon pembeli potensial TikTok.
Detail SWF Masih Belum Jelas
Meski pembentukan SWF telah diumumkan, Trump belum memberikan rincian terkait pengelolaan dana ini. Tidak ada informasi pasti mengenai sumber pendanaan SWF atau apakah dana tersebut hanya untuk akuisisi TikTok atau juga untuk investasi strategis lainnya.
Departemen Keuangan dan Perdagangan AS diberi waktu 90 hari untuk menyusun detail pendanaan, strategi investasi, dan struktur tata kelola SWF. Tantangan utama dalam pembentukan dana ini adalah defisit anggaran AS, yang berarti dana surplus anggaran tidak tersedia tanpa persetujuan Kongres.
Sekretaris Keuangan AS, Scott Bessent, memperkirakan SWF akan resmi terbentuk dalam 12 bulan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengubah fungsi International Development Finance Corporation (DFC) agar dapat beroperasi layaknya SWF.
Baca ini juga :
ยป Instagram Perkenalkan Fitur Akun Remaja di Indonesia, Begini Cara Mereka Mendeteksi Usia Pengguna
Baca Seluruh Artikel