Bank Jepang Blokir Transaksi Game 18+, Dev Game Dewasa Kehilangan Pendapatan

Baru-baru ini terungkap bahwa developer game asal Jepang yang mendistribusikan game berorientasi dewasa melalui platform Steam menghadapi kendala dalam menerima keuntungan mereka. Ternyata, bank-bank di Jepang tiba-tiba memblokir transfer dana terkait transaksi tersebut. Isu ini diangkat oleh politisi Taro Yamada, anggota majelis tinggi Diet Jepang, melalui akun X resminya dan siaran YouTube.

Baca ini juga :
» Gamecom Team Persiapkan Kolaborasi Dengan Game Dev Lokal Indonesia
» Valve Persiapkan Game Baru Setelah Deadlock? Apakah Half-Life 3?
» Belum Dirilis, Game Monster Hunter Wilds Sudah Masuk Dalam Game Terlaris di Steam!
» PPN Ga Jadi Naik ke 12%? Tapi Gimana Dengan Transaksi dan Pembelian di Beberapa Platform Game?
» [Rumor] Xbox Bakal Bawa Layanan Game Pass Andalan Mereka ke Platform Steam

Menurut laporan Yamada, terdapat banyak kasus di mana developer game dewasa asal Jepang tidak dapat mentransfer keuntungan mereka dari luar negeri (dalam hal ini, dari bank Steam di AS) ke rekening bank Jepang. Baik Otoritas Jasa Keuangan Jepang (FSA) yang bertanggung jawab atas perbankan, maupun Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) yang mengawasi industri game, telah mengonfirmasi keberadaan masalah ini.

今度は銀行による表現規制!?

”日本の銀行が成人向けゲームを排除している”
”銀行による表現規制が行われているのではないか”

そのようなご意見・ご質問が複数寄せられています。
具体的には、以下のような問題が発生していると把握しています。

日本人・日本企業が、アメリカのValve… pic.twitter.com/w0Bj2hiFDR

— 山田太郎 ⋈(参議院議員・全国比例) (@yamadataro43) January 29, 2025

Dalam sidang dengar pendapat dengan FSA (seperti dilaporkan oleh Game*Spark), bank-bank memberikan jawaban yang kurang jelas. Mereka menyatakan bahwa pemblokiran ini tidak ha...