Benarkah permainan catur termasuk olahraga? Ini alasan pengakuannya

Jakarta (ANTARA) - Saat mendengar kata "olahraga", kebanyakan orang langsung membayangkan aktivitas yang melibatkan gerakan tubuh seperti berlari, berenang, atau bermain bola.

Maka tak heran jika banyak yang mempertanyakan mengapa catur sebuah permainan yang dimainkan sambil duduk dan nyaris tanpa gerak fisik berarti masuk dalam kategori olahraga.

Meskipun terlihat seperti permainan yang tenang dan minim gerak, catur sejati-nya bukan sekadar hiburan semata. Permainan ini telah lama diakui secara global sebagai olahraga yang menuntut kecermatan berpikir, fokus yang tajam, dan latihan yang konsisten.

Bahkan, catur menjadi bagian dari kompetisi resmi seperti Olimpiade Catur dan SEA Games. Lalu, apa saja alasan yang membuat catur layak disebut sebagai olahraga? Berikut penjelasannya, melansir berbagai sumber.

Baca juga: 8 manfaat bermain catur untuk kesehatan otak dan mental

Mengapa catur dianggap sebagai olahraga meski minim aktivitas fisik?

Meskipun sekilas tampak seperti permainan duduk biasa, catur sejak lama dikategorikan sebagai olahraga. Berikut ini adalah beberapa alasan yang mendasari-nya:

1. Catur adalah ajang kompetisi yang serius

Layaknya cabang olahraga lainnya, catur melibatkan persaingan sengit antara dua pemain. Tujuan akhirnya adalah mengalahkan lawan melalui skakmat atau membuatnya menyerah.

Setiap langkah dalam permainan harus dirancang secara matang. Sedikit saja kehilangan fokus, keunggulan bisa lenyap dalam hitungan detik dan berbalik merugikan.

2. Diperlukan kondisi fisik yang prima

Banyak orang beranggapan bahwa duduk diam sambil menggerakkan bidak tak bisa disebut olahraga. Tapi siapa pun yang pernah mengikuti pertanding...