Bill Gates, miliarder teknologi dan pendiri Microsoft, baru-baru ini membuat prediksi futuristik dalam acara The Tonight Show dengan Jimmy Fallon. Ia membahas kemungkinan besar bahwa kecerdasan buatan (AI) akan mengubah dunia kerja, bahkan mungkin memungkinkan orang hanya bekerja dua hari seminggu.
Gates menjelaskan bahwa, berdasarkan pengalamannya di dunia teknologi, perkembangan AI akan memudahkan berbagai profesi, seperti dokter dan guru. Dengan AI, saran medis dan bimbingan belajar bisa diakses secara gratis dan lebih luas. Hal ini, menurut Gates, akan mengatasi masalah kekurangan tenaga profesional di bidang tersebut. Namun, pandangannya ini menuai kritik. Banyak yang berpendapat bahwa profesi tersebut memerlukan lebih banyak dukungan struktural dan bukan sekadar teknologi.
Selain itu, meski AI telah menunjukkan kemajuan di bidang kesehatan, seperti prediksi penyakit, ia juga membawa masalah baru. Beberapa teknologi AI justru memperburuk ketidaksetaraan, seperti bias dalam diagnosa medis untuk wanita dan orang kulit berwarna.
Baca ini juga :
» PONOS Umumkan Peluncuran Konsol Game Terbaru, "NekoNyaTurn"
» Bill Gates Prediksi AI Akan Menggantikan Banyak Pekerjaan, Kecuali Ini!
» Menangkan Konsol Gaming ROG Ally X Edisi Terbatas dari Kolaborasi Peluncuran BLEACH Rebirth of Souls!
» AMD Ryzen 9 9955HX3D Ungguli Benchmark Single-Threaded dalam Tes Performa Awal
» Apple Siap Investasi Rp 16 Triliun untuk Server AI Nvidia
Gates juga membahas kemungkinan bahwa AI akan mengubah cara kita bekerja, dengan minggu kerja yang lebih pendek, misalnya dua atau tiga hari seminggu. Ini sejalan dengan tren yang semakin banyak diujicobakan di perusahaan-perusahaan, seperti program minggu kerja empat hari di Inggris yang menunjukkan hasil positif.
...