🔴BREAKING NEWS [PORTRAIT]: Uji Coba Tol Pertama di Sumatera Barat, Bakal Segera Beroperasi


Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - PT Hutama Karya (Persero) resmi melakukan uji coba fungsional Jalan tol Pekanbaru-Padang seksi Padang-Sicincin pada Minggu (15/12/2024) siang. Adapun uji coba fungsional jalan tol ini hanya dilaksanakan hari ini, berlangsung selama tiga jam, yakni mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. "Hari ini kita lakukan uji coba untuk ruas tol Padang-Sicincin. Ini adalah langkah kita untuk mengantisipasi, mengevaluasi, apa yang kita kerjakan, apa yang kita bangun, untuk kesiapan nanti pelaksanaan fungsional di Nataru 2024-2025," ujar Branch Manager Jalan Tol Pekanbaru-Padang Jarod Seno Wibawa di gerbang tol Padang-Sicincin STA 1+800. Jarod menuturkan uji coba fungsional ini diberlakukan sistem one way atau satu arah, yaitu dari Padang ke arah Bukittinggi. Kemudian, setelah uji coba akan dilakukan lagi evaluasi dan penyempurnaan . "Setelah kita uji coba akan kita evaluasi lebih lanjut, apa yang kurang, apa yang perlu kita benahi, apa yang perlu kita sempurnakan sehingga nanti di pelaksanaan fungsional Nataru 2024-2025 kita sudah siap untuk melaksanakannya," kata dia. Ia menilai antusiasme masyarakat cukup tinggi saat uji coba siang tadi. "Alhamdulillah antusiasnya sangat luar biasa, sehingga kita juga antusias untuk bisa melakukan pelayanan lebih baik lagi untuk pengguna jalan di ruas tol ini," tutur Jarod. Jarod membeberkan, sejumlah fasilitas yang ada di gerbang tol Padang-Sicincin ini diantaranya memiliki 6 gardu, 3 entrance dan 3 exit tol. Dirinya memastikan Hutama Karya sudah bekerja sama dengan Ditlantas Polda Sumbar untuk pengamanan tol saat uji coba fungsional nantinya. "Kemudian kita juga punya kendaraan operasi seperti unit PJR, unit rescue, unit derek dan patroli untuk melakukan layanan yang lebih baik lagi," katanya. Sementara itu, Kabag Bin Ops Ditalantas Polda Sumbar, AKBP Agung Pranajaya mengatakan, dari pengecekan yang sudah dilakukan pihaknya di ruas tol Padang-Sincincin ini, masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Menurutnya, jalan masih berdebu, beberapa Marka dan rambu-rambu masih kurang, hingga belum adanya penerangan di persimpangan (interchange). "Sementara kita lihat ada jalan yang masih berdebu, masih harus dibersihkan. Untuk marka dan rambu-rambu ada yang kita tambahkan lagi seperti kecepatan maksimal 60 km/jam, harus diperbanyak lagi. Intinya, ada beberapa rambu dan marka yang mungkin akan kita tambah," katanya. Dia menjelaskan, fungsional ruas tol Padang-Sicincin nantinya baru akan dilakukan untuk satu arah. "Kenapa baru satu arah, karena kami lihat kondisinya baru lajur A yang sudah maksimal, sedangkan B masih banyak pengerjaan. Jadi yang ada inilah yang kita maksimalkan saat Nataru nanti," ujarnya. Dengan fungsional ruas tol Padang-Sicincin ini saat Nataru yang rencananya akan dilakukan mulai 21 Desember 2024 nanti, Agung optimistis kemacetan yang selama ini terjadi di jalur dari Padang menuju Bukittinggi dapat sedikit terurai. Sejauh ini, kata dia, biasanya saat Nataru ada kemacetan yang luar biasa dari Padang-Bukittinggi, Bukitinggi-Padang ataupun dari luar kota. Dengan adanya fungsional ruas tol ini, menurut dia, sedikit banyak dapat mengurai kemacetan. (*) (Tribun-Video.com)