Cara Menulis Daftar Pustaka Menurut APA Style dan Contohnya

contoh-dan-cara-membuat-daftar-pustaka

Bagaimana cara menulis daftar pustaka yang benar? Kamu bisa menggunakan pedoman dari APA Style edisi terbaru. Yuk, simak ketentuan dan contohnya!

Ketika membuat karya ilmiah, kamu pasti memerlukan informasi dari berbagai sumber. Informasi tersebut bisa kamu peroleh dari buku, e-book, jurnal, dan sebagainya. Nah, sumber yang kamu gunakan tadi harus dicantumkan di bab atau bagian akhir karya ilmiah. Bagian akhir ini yang dikenal sebagai Daftar Pustaka.

Pengertian Daftar Pustaka

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), daftar pustaka adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad. Tujuan penulisan daftar pustaka tak lain untuk memberikan apresiasi atau penghargaan kepada penulis.

Fungsi Daftar Pustaka

Ada 4 fungsi daftar pustaka, yaitu:

  • Menjaga kredibilitas peneliti.
  • Mencegah terjadinya plagiarisme.
  • Supaya pembaca bisa menelusuri sumber informasi.
  • Menunjukkan bahwa di dalam tulisan tersebut ada hasil pemikiran dari penulis lain.

pengertian, fungsi, dan tujuan daftar pustaka

Cara Menulis Daftar Pustaka

Bagaimana sih cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar? Di Indonesia, kita biasanya menggunakan gaya penulisan daftar pustaka yang dikeluarkan oleh American Psychological Association (APA). Pada tahun 2019, APA meluncurkan pedoman penulisan daftar pustaka terbaru untuk berbagai sumber karya ilmiah. Terdapat perubahan dalam APA Style edisi ke 7, salah satunya tidak lagi mencantumkan nama tempat atau kota penerbit.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka APA Style dari Buku

Untuk menulis daftar pustaka dari buku, formatnya yaitu nama pengarang – tahun terbit – judul buku – penerbit.

1. Jika pengarang berjumlah satu orang

Sendjaja, Sasa Djuarsa. (2014). Pengan...