Cara terbaru 2025 batasi siapa yang dapat mengirim pesan di obrolan grup WhatsApp

Techno.id - WhatsApp makin ke sini makin padat. Obrolan keluarga, koordinasi kerja, bahkan update dari channel bisnis, semua numplek di sana. Satu aplikasi, ratusan grup. Yang aktif, yang diam, sampai yang isinya cuma stiker pun ada.

Di grup kecil, biasanya masih aman. Kalau anggotanya di bawah 33 orang, semua bisa bebas ngatur info grup, nambahin anggota, dan tentu saja, kirim pesan. Tapi begitu grup mulai penuh—apalagi sampai ratusan—situasinya bisa cepat berubah jadi berisik dan berantakan.

Batas anggota grup WhatsApp saat ini bisa sampai 1024 orang. Iya, empat digit. Cocok banget buat komunitas besar, tim proyek lintas divisi, atau bahkan penggemar satu topik tertentu. Tapi makin banyak orang, makin besar pula potensi kekacauan. Privasi bisa terganggu, notifikasi bisa banjir.

Untungnya, WhatsApp nyediain pengaturan yang cukup fleksibel. Admin grup bisa ngatur siapa yang boleh kirim pesan dan siapa yang cuma bisa baca alias jadi penonton. Jadi nggak semua orang bisa langsung nimbrung. Grup jadi lebih tenang, info penting pun nggak ketutup celotehan random.

Ada dua hal penting buat mulai mengatur: izin grup dan peran admin. Dua fitur ini jadi kunci kalau mau bikin grup tetap tertib. Dan walaupun antarmuka di iPhone, Android, atau desktop agak beda, logikanya tetap sama. Cuma perlu beberapa ketukan jari, langsung bisa bedain mana yang boleh ngobrol dan mana yang cukup jadi pendengar setia.

Seperti apa caranya? Yuk pelajari bersama Techno.id, Sabtu (28/6).

Mengelola obrolan grup WhatsApp di iPhone

Baca Seluruh Artikel