Elon Musk akhirnya memberikan pernyataan setelah insiden ledakan sebuah Tesla Cybertruck di depan hotel milik Donald Trump di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Dalam serangkaian cuitannya di platform Twitter/X, Musk menyebut insiden ini sebagai tindakan terorisme.
Menurut Musk, tim Tesla telah mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut dipicu oleh kembang api berukuran besar atau bahan peledak yang dibawa oleh kendaraan tersebut.
Cybertruck yang meledak diketahui disewa melalui Turo, sebuah platform penyewaan kendaraan. Musk juga menduga insiden ini memiliki kaitan dengan tragedi truk yang menabrak kerumunan saat perayaan tahun baru di New Orleans, yang menelan korban jiwa sebanyak 15 orang.
Appears likely to be an act of terrorism.
Both this Cybertruck and the F-150 suicide bomb in New Orleans were rented from Turo. Perhaps they are linked in some way. https://t.co/MM6ehJO3SG
We have now confirmed that the explosion was caused by very large fireworks and/or a bomb carried in the bed of the rented Cybertruck and is unrelated to the vehicle itself.
All vehicle telemetry was positive at the time of the explosion. https://t.co/HRjb87YbaJ
Baca ini juga :
» Ledakan Tesla Cybertruck di Depan Trump International Hotel di Las Vegas Saat Tahun Baru
» Elon Musk Bakal Bikin Platform Xmail Buat Saingi Gmail!
» Elon Musk Ingin Bikin Studio Game Pakai Teknologi AI, Serius?
» Elon Musk Jadi Player Nomor Satu Dunia di Diablo 4? Ini Detailnya!
...