Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United Erik ten Hag baru-baru ini buka suara mengomentari beredarnya isu dia nyaris dipecat oleh petinggi klub saat jeda internasional Oktober.
Pelatih asal Belanda itu menyiratkan pembicaraan terkait rencana pendepakannya dari Old Trafford tidaklah benar, melainkan hanya isu belaka yang dikarang oleh media.
Sebagaimana diketahui, Ten Hag memang sempat danter dikaitkan dari pintu keluar klub saat periode 'libur klub' pertengahan bulan ini. Hal itu menyusul serangkaian hasil mengecewakan yang ditorehkan anak-anak asuhnya di awla musim 2024/2025.
Tercatat, MU di bawah asuhan eks manajer Ajax tengah terlempar ke urutan 14 klasemen sementara Liga Inggris, yang menandai start terburuk mereka dalam kompetisi Premier League.
Bruno Fernandes dan kawan-kawan juga belum sekali pun memetik kemenangan di Liga Europa lantaran ditahan imbang oleh Twente serta Porto.
Buntut dari situasi ini, ada laporan yang mengeklaim para petinggi Manchester United langsung mengadakan rapat dewan guna membahas masa depan Erik ten Hag pada Selasa (8/10/2024) lalu.
Pertemuan berjam-jam itu membuahkan keputusan juru taktik Belanda belum akan langsung dipecat. Pihak klub belakangan disebut berencana memberi kesempatan satu bulan lagi kepada Ten Hag hingga jeda internasional November untuk membalikkan keadaan.
Berita Video, ekspresi cemas Erik ten Hag di laga MU Vs Aston Villa pada Minggu (6/10/2024)