Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota kabinet keamanan Israel telah diperingatkan tentang potensi Iran dan Hizbullah yang kenungkinan mencoba menargetkan pejabat keamanan tinggi Israel.
Situs berita Ynet milik Israel pada Jumat (16/8/2024) melaporkan, Hizbullah dan Iran bisa saja batal meluncurkan rudal dan drone.
Tapi menggantinya dengan target manusia.
Targetnya dapat mencakup menteri Israel.
Kemudian anggota parlemen, perwira militer saat ini atau sebelumnya, hingga pejabat intelijen.
Badan mata-mata Israel Shin Bet meningkatkan kewaspadaan karena ancaman tersebut.
Peringatan itu muncul saat Israel bersiap menghadapi serangan yang diharapkan dari Iran dan sekutunya.
Iran dan Hizbullah telah berjanji untuk membalas pembunuhan Ismail Haniyeh dari Hamas di Teheran pada 31 Juli.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengatakan kepada mitranya dari Prancis dan Inggris pada hari Jumat bahwa negaranya mengharapkan dukungan "dalam menyerang" Iran jika negara itu menyerang Israel.
Stephane Sejourne dari Prancis mengatakan akan "tidak pantas" untuk membahas tanggapan terhadap serangan apa pun saat diplomasi sedang berlangsung untuk menghentikannya terjadi.
Para negosiator yang mengupayakan gencatan senjata di Gaza akan bertemu untuk hari kedua di Qatar pada hari Jumat, sementara para diplomat tinggi Eropa diperkirakan akan berada di Israel untuk menekankan urgensi mencegah perang yang lebih luas.
Perundingan gencatan senjata yang kadang-kadang gagal diadakan kembali di ibu kota Qatar pada hari Kamis tanpa Hamas, yang menuduh Israel menghalangi kesepakatan dan bersikeras pada pelaksanaan ketentuan yang telah disetujui sebelumnya.(*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Times of Israel dengan judul Security cabinet told Iran, Hezbollah, may attempt high-profile assassination — report
https://www.timesofisrael.com/liveblog_entry/security-cabinet-told-iran-hezbollah-may-attempt-high-profile-assassination-report/
Program: Viral News
Host: Sara Dita
Editor Video: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
#israel #hizbullah