Jelaskan Proses Terjadinya Kontak Sosial dalam Interaksi Sosial! Berikut Penjelasannya

Jelaskan Proses Terjadinya Kontak Sosial dalam Interaksi Sosial! Berikut Penjelasannya – Interaksi sosial merupakan suatu hubungan timbal balik yang terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok yang satu dengan kelompok lainnya. 

Interaksi sosial ini dapat terjadi jika adanya kontak sosial dan komunikasi, sehingga kedua aspek tersebut merupakan syarat terjadinya interaksi sosial. 

Lalu, bagaimana kontak sosial dapat terjadi dalam interaksi sosial? Berikut, penjelasannya.👥📚🔍

Kontak Sosial dan Proses Terjadinya dalam Interaksi Sosial

Baca Juga :

6 Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Interaksi Sosial dan Contohnya

Melansir dari Modul Pembelajaran SMA Sosiologi Kelas X dijelaskan jika kontak sosial dapat terjadi dengan cara berikut:

1. Kontak sosial yang bersifat primer
Kontak sosial dengan sifat primer dapat terjadi jika berbagai pihak yang mengadakan hubungan langsung bertemu dan bertatap muka. Seperti orang-orang yang berinteraksi melakukan jabat tangan atau saling senyum. 

Contohnya, seperti penjual dan pembeli yang saling berinteraksi di pasar tradisional, dan guru serta murid yang berinteraksi di kelas.

2. Kontak sosial yang bersifat sekunder
Kontak sosial dengan sifat sekunder ini memerlukan perantara agar bisa terjadi. Pertama, adalah kontak sekunder secara langsung, di mana para pihak yang melakukan kontak memakai perantara dalam berkomunikasi. Contohnya, dengan menggunakan telepon seluler. 

Kedua, adalah kontak sekunder secara tidak langsung, di mana para pihak yang melakukan kontak bisa saling berhubungan tetapi tidak bisa secara langsung berkomunikasi. Contohnya, orang-orang yang saling surat menyurat untuk berkomunikasi. 

Interaksi sosial sendiri memiliki beberapa ciri, mulai dari pelakunya lebih dari satu orang, lalu ada komunikasi di antara para pelaku melalui kontak sosial, memiliki maksud dan tujuan yang jelas, dan terdapat dimensi waktu. 

Adapun, beberapa faktor yang dapat memengaruhi terjadinya interaksi sosial adalah imitasi (tindakan untuk meniru orang lain sebagai tokoh idealnya), identifikasi (kecenderungan diri untuk me...