Ketahui Peringatan Rasulullah Tentang Fitnah Besar Menjelang Kiamat, Muslim Wajib Waspada

Liputan6.com, Jakarta Peringatan Rasulullah tentang fitnah besar menjelang kiamat mencakup berbagai fenomena yang akan menguji keimanan umat manusia. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa fitnah tersebut akan begitu dahsyat hingga seseorang bisa beriman di pagi hari namun menjadi kafir di sore harinya.

Melansir dari buku Dasar-Dasar Memahami Iman, Islam, dan Ihsan oleh Ipnu R. Noegroho, dijelaskan bahwa peringatan Rasulullah tentang fitnah besar menjelang kiamat harus dipahami sebagai panduan agar umat Islam senantiasa waspada dan menjaga keimanannya.

Rasulullah bahkan menganjurkan agar umat bersikap pasif dan menjauhi fitnah tersebut. Sebab, fitnah-fitnah ini digambarkan bagaikan kegelapan malam yang pekat di mana iman seseorang bisa berubah dalam sekejap mata. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (13/10/2025).

Peringatan Rasulullah SAW Tentang Fitnah Akhir Zaman

1. Fitnah Bagaikan Kegelapan Malam

Rasulullah SAW mengibaratkan fitnah yang akan datang menjelang kiamat seperti kegelapan malam yang pekat. Kiasan ini menunjukkan bahwa fitnah tersebut akan sangat sulit dibedakan antara yang haq dan yang batil, antara kebenaran dan kebatilan.

2. Perubahan Keimanan yang Cepat

Peringatan paling mencengangkan adalah tentang perubahan status keimanan seseorang yang bisa terjadi dalam hitungan jam. Seseorang bisa menjadi mukmin di pagi hari namun kafir di sore hari, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh fitnah terhadap hati manusia.

3. Anjuran untuk Berdiam Diri

Dalam menghadapi fitnah, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memilih berdiam diri daripada terlibat dalam konflik. Beliau bersabda bahwa orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada yang berlari menuju fitnah.

4. Menghindari Pertumpahan Darah

Nabi Muhammad SAW memerintahkan agar umat Islam mempatahkan busur, memutuskan tali busur, dan memukul pedang ke batu. Ini merupakan simbolisasi untuk menghindari pertumpahan darah sesama muslim saat fitnah melanda.

5. Meneladani Habil dalam Menghadapi Fitnah

Rasulullah SAW menasihati agar jika rumah seseorang dimasuki fitnah, hendaklah ia menjadi seperti Habil (anak A...