Brilio.net - Mata panda, atau lingkaran hitam di bawah mata, adalah salah satu masalah kulit yang paling umum ditemui, terutama pada orang yang sering begadang atau memiliki pola tidur yang buruk. Munculnya lingkaran gelap ini biasanya disebabkan oleh pembuluh darah di bawah kulit mata yang melebar atau tertumpuknya pigmen melanin.
Kulit di sekitar mata sangat tipis, sehingga pembuluh darah yang melebar atau penumpukan pigmen lebih mudah terlihat dan menimbulkan bayangan gelap yang tampak seperti mata panda. Salah satu penyebab utama mata panda adalah kurang tidur. Ketika seseorang kurang tidur, tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon stres, yang bisa menyebabkan peningkatan pembuluh darah dan pembengkakan di area mata.
Selain itu, tidur yang tidak cukup juga dapat mengganggu sirkulasi darah, sehingga membuat mata tampak lebih lelah dan lingkarannya menjadi lebih gelap. Stres dan kelelahan juga mempengaruhi kesehatan kulit dan meningkatkan produksi melanin, yang memperburuk kondisi mata panda.
Faktor genetik juga berperan dalam munculnya mata panda. Beberapa orang mungkin lebih rentan mengalami lingkaran gelap di bawah mata karena faktor keturunan. Selain itu, penuaan juga mempengaruhi elastisitas kulit, yang dapat menyebabkan area sekitar mata tampak lebih cekung dan pembuluh darah lebih terlihat.
Paparan sinar matahari yang berlebihan pun dapat memperburuk masalah mata panda karena sinar UV merangsang produksi melanin lebih banyak, sehingga lingkaran gelap semakin mencolok. Meski menjadi masalah kulit yang umum terjadi, namun banyak orang yang tidak percaya diri dengan tampilan mata panda.
foto: TikTok/@bronzedbisma
Oleh karena itu, banyak yang mencari cara untuk mengatasinya. Seperti halnya yang dibagikan oleh TikToker dengan nama akun @bronzedbisma, yang memakai kombinasi bubuk kopi dan 1 bahan dapur untuk ...