“Cinta itu juga syahid asal gak pernah ngelihat, enggak pernah SMS, ngempet tok,” jelasnya, menekankan bahwa niat dan keikhlasan hati dalam mencintai memiliki nilai yang besar.
Gus Baha menyatakan bahwa syahid dalam konteks cinta ini adalah pengakuan terhadap kesungguhan dan keikhlasan seseorang.
“Kalau mati itu syahid, tapi syaratnya enggak ngelihat, enggak ngeSMS, enggak WA,” tambah Gus Baha. Ini berarti cinta yang murni dan tulus, meskipun tidak terungkapkan secara konkret, tetap memiliki nilai di sisi Allah SWT.
Menurut Gus Baha, syahid dalam cinta tidak harus berkaitan dengan aksi heroik atau perjuangan fisik. Cinta yang tulus dan tidak terwujud bisa dianggap memperoleh ganjaran yang tinggi, karena niat dan keikhlasan hati sangat diperhitungkan dalam penilaian spiritual.