Jakarta (ANTARA) - Saat ini masyarakat urban telah banyak yang sadar akan pentingnya olahraga di tengah padatnya kesibukan di kota-kota besar. Beberapa jenis olahraga ringan hingga seru kerap digemari masyarakat akhir-akhir ini, salah satunya mini soccer.
Mini soccer atau sepak bola mini merupakan modifikasi dari olahraga sepak bola yang semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Permainan ini memiliki konsep dasar yang sama dengan sepak bola pada umumnya, yaitu mempertandingkan dua tim dengan tujuan mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan.
Baca juga: 22 tim "mini soccer" memperebutkan tiket ke Hong Kong
Namun, terdapat sejumlah perbedaan dalam peraturan permainan mini soccer yang membedakannya dari sepak bola biasa. Apa saja perbedaan tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.
1. Ukuran lapangan mini soccer
Salah satu perbedaan paling mencolok antara mini soccer dan sepak bola adalah ukuran lapangannya. Lapangan mini soccer memiliki dimensi yang lebih kecil dibandingkan dengan lapangan sepak bola standar.
Berdasarkan standar nasional, lapangan mini soccer memiliki ukuran 50 meter x 20 meter. Sementara itu, menurut standar internasional, ukuran lapangan yang digunakan adalah 50 meter x 30 meter.
Baca juga: 10 lapangan mini soccer di daerah Bogor yang bisa jadi pilihan latihan
Menurut ketentuan dari World Minifootball Federation (WMF), terdapat toleransi dalam ukuran lapangan mini soccer, dengan ketent...