Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan bahwa Indonesia kehilangan peluang investasi dari Nvidia Corporation, perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat. Nvidia memilih untuk menanamkan investasinya di Vietnam meskipun sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Indonesia.
Menurut Bambang, pendiri Nvidia, Jensen Huang, sempat mengunjungi Indonesia pada November 2024 dalam rangkaian tur ke Asia Tenggara. Setelah kunjungan tersebut, Nvidia akhirnya memutuskan untuk menjalin kemitraan dan komitmen pengembangan pusat R&D di Vietnam.
"Nvidia datang ke Indonesia sebelum mereka pergi ke Vietnam. Namun, mereka memilih untuk membuat komitmen investasi di sana. Ini adalah peluang yang hilang bagi kita," ujar Bambang saat berbicara di acara MINDialogue yang digelar di Soehanna Hall, Jakarta, pada Kamis (9/1/2025).
Baca ini juga :
» Poco X7 dan X7 Pro Resmi Meluncur di India, Siap Bersaing di Pasar Global
» NVIDIA CES 2025 Keynotes Watch Party: Jensen Huang Perkenalkan Line Up RTX 5000 Series dan DLSS4!
» Bukti Laptop Lokal Bisa Tendang Pasar Global! Review Laptop Gaming Axio Pongo 725
» Dari Workshop Sampai Turnamen, Keseruan Event HP Campus Connect Dengan HP Victus 15!
» ONEXSUGAR, Handheld Gaming Baru yang Bakal Mengusung Dual Screen!
Bambang menyoroti bahwa penyebab utama hilangnya investasi tersebut adalah tantangan perizinan usaha yang masih rumit di Indonesia, sebuah masalah yang disebutnya sebagai persoalan klasik.
"Sebagian besar keluhan investor asing (FDI) dari berbagai sektor, termasuk teknologi, masih terkait dengan lamanya proses perizinan yang kompleks dan berbelit-belit. Selain itu, isu perpajakan juga men...