Kebenaran tentang pohon gharqad di akhir zaman bersumber dari beberapa hadits shahih yang diriwayatkan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW. Hadits-hadits ini memberikan gambaran jelas mengenai peran pohon tersebut dalam peristiwa besar menjelang hari kiamat.
Hadits Abu Hurairah RA:
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Ahmad.
Hadits Abdullah bin Umar RA:
Rasulullah bersabda, "Kalian akan diperangi oleh bangsa Yahudi. Lalu, kalian diberi kemenangan atas mereka, sampai-sampai batu pun akan berbicara, 'Hai muslim, ini seorang Yahudi di balikku, bunuhlah ia!'" Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, seperti yang dicatat dalam buku Nubuat Petaka Akhir Zaman oleh Afred Suci.
Hadits Abu Umamah al-Bahili RA:
Hadits ini menjelaskan konteks terbunuhnya Dajjal di tangan Nabi Isa AS, di mana 70.000 kaum Yahudi yang bersama Dajjal akan dibunuh. Pohon dan batu-batu akan memberitahukan keberadaan mereka, kecuali pohon gharqad. Meskipun sanadnya mengandung perawi yang lemah, isinya didukung oleh riwayat shahih lainnya, sebagaimana dijelaskan dalam buku Isa dan al-Mahdi di Akhir Zaman oleh Muslih Abdul Karim.
Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa gharqad adalah sejenis pohon berduri yang dikenal di Baitul Maqdis (Palestina), tempat Dajjal dan Yahudi akan dibunuh oleh Nabi Isa AS dan kaum Muslimin. Abu Hanifah ad-Dinawari menambahkan bahwa ketika pohon 'ausaj (sejenis terung-terungan) menjadi besar, ia disebut gharqad. Ibnu al-Atsir menggambarkannya sebagai pohon 'idhah, yaitu pohon besar yang berduri.
Hadits-hadits ini menegaskan bahwa peperangan antara Muslim dan Yahudi adalah salah satu tanda besar hari kiamat. Kemenangan akan diberikan kepada umat Muslim, dan Allah SWT akan menunjukkan kekuasaan-Nya dengan membuat benda mati berbicara. Pengecualian pohon gharqad menunjukkan bahwa ada makhluk Allah yang tidak taat pada perintah-Nya, meskipun itu benda mati. Hal ini menjadi salah satu aspek penting dalam memahami nubuat tersebut.