Jakarta (ANTARA) - Sebagai kapten tim nasional Korea Selatan dan pemain kunci di Tottenham Hotspur, Son Heung-min atau juga yang dikenal sebagai Sonny telah membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta sepak bola terbaik di dunia saat ini.
Dia diakui luas sebagai salah satu pemain sayap terkemuka dan merupakan salah satu atlet sepak bola Asia terhebat dalam sejarah.
Son juga menjadi pemain Asia pertama yang berhasil mencetak lebih dari 50 gol di Liga Premier dan dinominasikan untuk penghargaan Ballon d'Or pada tahun 2019.
Lahir di Chuncheon, Provinsi Gangwon, Son memulai perjalanan kariernya dengan bergabung ke Hamburger SV pada usia 16 tahun dan melakukan debutnya di Bundesliga Jerman pada tahun 2010.
Pada tahun 2013, ia pindah ke Bayer Leverkusen dengan rekor transfer klub sebesar €10 juta, sebelum akhirnya bergabung dengan Tottenham Hotspur dua tahun kemudian dengan biaya sebesar £22 juta, menjadikan dia sebagai pemain Asia termahal dalam sejarah.
Karier sepak bola
Hamburger SV (2010 – 2013)
Pada Agustus 2008, Sonny meninggalkan tim SMA Dongbuk (sebelumnya tim FC Seoul U-18) untuk bergabung dengan akademi muda Hamburger SV melalui Proyek Pemuda FA Korea. Setahun kemudian, setelah berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 FIFA, dia resmi bergabung dengan akademi Hamburger SV pada November 2009.
Son menandatangani kontrak baru dengan Hamburg hingga tahun 2014. Selama pra-musim 2011–12, dia menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak 18 gol dalam sembilan pertandingan.
Meskipun sempat mengalami cedera pergelangan kaki, dia pulih lebih cepat dari yang diperkirakan. Pada musim 2011-12, Son Heung-Min tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak lima gol.
Musim 2012–13 menjadi titik balik bagi Son ketika dia mencetak dua gol dalam pertandingan tandang melawan Borussia Dortmund pada 9 Februari 2...