Putusan MRP Papua Barat Daya Picu Aksi Protes di Sorong, Tak Loloskan Faris-Petrus Bukan OAP


Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat Daya memutus bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Faris Umlati dan Petrus Kasihiw, tidak memenuhi syarat sebagai Orang Asli Papua (OAP). Hal itu memicu aksi protes dari masyarakat Suku Maya dan pendukung pasangan calon Faris-Petrus, Sabtu (7/9/2024). Sejumlah masyarakat Suku Maya Raja Ampat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPD Demokrat Papua Barat Daya. Mereka memblokade jalan di kawasan Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan Bandara Deo Sorong. Aksi pemblokadean ini kemudian dihentikan oleh personel Polresta Sorong Kota karena dianggap mengganggu aktivitas umum dan lalu lintas. Ratusan massa melanjutkan aksinya dengan turun ke jalan dan melakukan orasi sebagai bentuk kekecewaan terhadap MRP Papua Barat Daya. Syahril Wainsaf, koordinator aksi, menyatakan bahwa sebagai anak Suku Maya, mereka merasa sangat dilecehkan oleh keputusan MRP Papua Barat Daya. Ia juga meminta MRP untuk terbuka kepada publik mengenai poin-poin aturan dalam amanat Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang menyatakan bahwa Faris Umlati bukan orang asli Papua. Aksi demo yang berlangsung selama dua jam akhirnya membubarkan diri dengan tertib setelah dilakukan negosiasi oleh pihak kepolisian. Yuk Subscribe https://www.youtube.com/@OfficialSINDOnews Informasi selengkapnya klik https://www.sindonews.com/ Wa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9lDjk90x30mpm5Vy14 Facebook : https://www.facebook.com/sindonews/ Instagram: https://www.instagram.com/sindonews/ Twitter: https://twitter.com/SINDOnews Tiktok: https://www.tiktok.com/@sindonews #pilkada2024 #kawalpilkada #kawalpemilu

Warning: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/gfrlsiym/public_html/src/var/sessions) in Unknown on line 0