Jakarta -
Meski sering mengeluh soal motor yang tak kompetitif, namun Fabio Quartararo tetap bertahan di Yamaha. Situasi tersebut kemudian menimbulkan sejumlah tuduhan: benarkah dia betah karena dirayu upah berlimpah?
Di banyak kesempatan, Quartararo selalu komplain soal motornya yang lambat dan tak mampu bersaing dengan tunggangan-tunggangan lainnya. Bahkan, motornya beberapa kali mengalami masalah ketika El Diablo sedang tampil baik dan memimpin jalannya perlombaan.
Bukan pindah atau mencari tim baru, Quartararo justru perpanjang kontrak dengan Yamaha hingga musim depan. Meski mendapat tudingan yang macam-macam, namun dia memastikan, keputusannya bertahan di tim pabrikan Iwata semata-mata bukan karena uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang banyak membicarakan kontrak saya saat ini untuk 2025 dan 2026, tetapi angka (penghasilan) dari dua tahun sebelumnya tidak jauh berbeda. Saya tidak bertahan di Yamaha hanya karena uang," ujar Fabio Quartararo, dikutip dari Motorsport, Jumat (24/10).
Fabio Quartararo. Foto: AFP/PAUL CROCK
Sebagai pebalap professional, Quartararo mengaku tak mau terlalu banyak memikirkan uang. Dia berusaha mencontoh Marc Marquez yang tetap tampil baik bersama Gresini Racing saat penghasilannya 'terjun bebas' dibandingkan di Repsol Honda.
"Marc meninggalkan Honda ketika semua tim pabrikan lain sudah memiliki pebalap yang te...