Jakarta (ANTARA) - Rahmat Erwin Abdullah, salah satu lifter Indonesia yang memiliki banyak catatan peraihan rekor dan kembali mengukir sejarah baru di kancah olahraga angkat besi dunia.
Sosok atlet kelahiran Kota Makassar pada tanggal 13 Oktober 2000 ini sudah lama dikenal sebagai tulang punggung tim nasional angkat besi Indonesia.
Rahmat merupakan anak tunggal dari Erwin Abdullah, mantan lifter nasional Indonesia yang aktif pada 1987-2004, dan ibunya bernama Ami Asun Budiono.
Untuk latar pendidikan, ia mengawalinya di SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 24 Makassar, dan menyelesaikan pendidikan menengah atasnya di SMA Nasional Makassar.
Rahmat mengenal dunia angkat besi sejak kelas 1 SD dan dilatih oleh ayahnya. Setelah sempat vakum, ia kembali berlatih saat SMP dan rutin mengikuti kejuaraan nasional seperti POPNAS dan selalu meraih podium.
Seiring waktu, karier berkembang ke skala internasional dan dimulai menjadi perwakilan Indonesia di IWF Youth World Championship 2017 di Tokyo, lalu berlanjut ke Asian Games 2018 dan Kejuaraan Dunia IWF 2018 Thailand.
Baca juga: Rizki Juniansyah raih 2 perak 1 perunggu dengan kondisi tangan terluka
Prestasi puncaknya berhasil ia raih pada 2019 dengan medali emas di Asian Junior Championship di Pyongyang dan SEA Games Manila.
Banyaknya pertandingan yang ia lalui, salah satu momen pertandingannya di tahun 2025 menjadi tonggak spesial dalam kariernya. Bertanding di kelas 73 kg putra, Rahmat berhasil tampil mendominasi sejak awal hingga akhir pertandingan.
Pada Kejuaraan Angkat Besi Asia 2025 di Jiangshan, Tiongkok, Minggu (11/5), lifter asal Makassar ini tak hanya memborong tiga medali emas, tetapi ju...