Streamer dan Content Creator Korea Selatan Dibunuh Oleh Fans/Viewer Miliknya Yang Juga Donatur Tertinggi

Korea Selatan tengah diguncang kabar mengejutkan setelah meninggalnya influencer TikTok yang tengah naik daun, Yoon Ji-ah, yang ditemukan tak bernyawa di Muju County, Provinsi North Jeolla, pada 11 September lalu.

Menurut laporan dari media lokal seperti The JoongAng, The Chosun Daily, dan Chosun Biz, Ji-ah ditemukan dengan memar dan bekas jeratan di leher. Hasil autopsi kemudian memastikan bahwa penyebab kematian adalah asfiksia akibat penekanan pada leher.

Baca ini juga :
» Streamer Kecil-Kecilan Lando Norris Menangkan British Grand Prix F1
» Kyedae, Streamer Valorant Populer di Twitch Menyatakan Pensiun Dari Dunia Streaming
» Drama Windah Basudara Buat Jumlah Download Game Love and Deepspace Meningkat Drastis
» Kirim Surat Peringatan Ke-dua, Aplikasi Bigo Live Terancam Diblokir Kominfo!
» Siap ke Tempat Cuci Steam di Livestream, iShowSpeed Bilang Dirinya Bakal ke Indonesia Bulan September!

Pihak berwenang menduga bahwa Ji-ah, yang memiliki lebih dari 300.000 pengikut di TikTok, diserang sekitar 30 menit setelah menyelesaikan siaran langsungnya. Yang lebih mengkhawatirkan, sebelumnya ia sempat melakukan livestream dari Pulau Yeongjong di Incheon, sekitar tiga jam perjalanan dari lokasi tempat jasadnya ditemukan.


Tersangka utama dalam kasus ini adalah seorang pria berusia 50-an bernama Choi, yang identitas gandanya terungkap melalui acara Curious Story Y di stasiun televisi Seoul Broadcasting System (SBS).

Menurut laporan, Choi menyamar sebagai CEO perusahaan IT sukses di hadapan Ji-ah, dan dikenal sebagai “VIP besar” di berbagai siaran langsung dengan nama samaran “Black Cat.”

Namun di balik citra glamornya, Choi ternyata tenggelam dalam utang besar. Rumahnya bahk...