Sudah Taubat tapi Maksiat Lagi, Apakah Allah bakal Mengampuni? Ini Kata UAH

Liputan6.com, Jakarta - Syariat umat Islam menganjurkan bagi seseorang yang pernah berbuat maksiat ia harus segera bertaubat kepada Allah. Cara taubat bisa diikuti dengan sholat dua rakaat atau dikenal sholat taubat.

Seseorang yang benar-benar bertaubat akan menyadari bahwa apa yang dilakukannya benar-benar salah dan tidak dibenarkan dalam syariat agama. Ia mengakui kesalahannya cukup fatal karena melanggar larangan-Nya.

Sebetulnya, bertaubat tidak harus menunggu dosanya setinggi gunung. Hal ini pernah disampaikan oleh Pengasuh LPD Al Bahjah KH Yahya Zainul Ma’arif alias Buya Yahya.

Artinya, setiap saat kalau bisa taubat dengan memohon ampun kepada Allah SWT. Sebab, kita tidak tahu dari apa yang dilakukan mungkin ada yang mendatangkan dosa.

Ketika sudah bertaubat, sebenarnya pantang melakukan kesalahan yang sama. Namun realitanya masih ditemukan orang yang maksiat lagi padahal sudah bertaubat.

Pertanyaannya, jika sudah taubat tapi maksiat lagi apakah ia akan diampuni Allah SWT?  Soal ini, mari simak penjelasan ulama kharismatik Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat atau UAH.

Saksikan Video Pilihan Ini:

Maksud Hati Gugurkan Kandungan, Siswi SMK Jadi Korban Dukun Cabul

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.