Liputan6.com, Jakarta - Dajjal menjadi salah satu tanda besar menjelang datangnya hari kiamat. Ia disebut sebagai fitnah terbesar bagi manusia sejak diciptakannya Nabi Adam. Banyak orang bertanya-tanya di mana Tempat Dajjal diikat sekarang, dan bagaimana kondisinya hingga hari ini.
Menurut hadis-hadis shahih, Rasulullah SAW telah memperingatkan umatnya tentang makhluk yang penuh tipu daya itu. Dajjal adalah manusia yang diberikan kemampuan luar biasa untuk menyesatkan. Ia mengaku sebagai Tuhan, memperlihatkan keajaiban palsu, dan menguji iman manusia. Namun sebelum hari itu tiba, ia dikurung oleh Allah di suatu tempat yang misterius.
Dikutip dari buku Fitnah dan Petaka Akhir Zaman karya Abu Fatiah al-Adnani, mayoritas ulama meyakini bahwa Dajjal sudah ada sejak masa Nabi Muhammad SAW, dan saat ini sedang diikat serta dikurung di sebuah pulau yang tidak dapat dijangkau manusia biasa. Letaknya disebut berada di sekitar Laut Yaman atau Laut Syam. Inilah dasar banyak pembahasan tentang Tempat Dajjal diikat sekarang.
Riwayat yang paling terkenal tentang keberadaan Dajjal bersumber dari kisah sahabat Nabi, Tamim Ad-Dari RA. Kisahnya dikenal sebagai “Hadits Al-Jassasah”, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim.
Kisah Tamim Ad-Dari dan Pulau Misterius
Dalam hadis tersebut, Fatimah binti Qais menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah memanggil para sahabat untuk berkumpul di masjid setelah sholat berjamaah. Saat itu, Nabi SAW berkata bahwa Tamim Ad-Dari, yang sebelumnya beragama Nasrani, telah masuk Islam dan membawa kabar menakjubkan ten...