Liputan6.com, Jakarta - Ustadz Adi Hidayat (UAH) dikenal sebagai sosok pendakwah yang sangat digemari di Indonesia, bukan hanya karena ketampanannya, tetapi juga karena kedalaman ilmunya yang menginspirasi banyak orang. Gaya penyampaiannya yang jelas, argumentatif, dan penuh hikmah membuat dakwahnya mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Hal ini menjadikan Ustadz Adi Hidayat tidak hanya disukai sebagai guru agama, tetapi juga menjadi figur idola, terutama di kalangan perempuan. Tidak sedikit yang terpesona bukan hanya karena ceramahnya, tetapi juga diam-diam berharap menjadi pendamping hidupnya, menunjukkan bahwa keteladanan sosok pendakwah dapat membawa daya tarik yang luar biasa.
Dalam sebuah majelis, UAH mengungkapkan kisah unik yang mengundang tawa para jamaah. Cerita ini ia sampaikan dalam sebuah ceramah yang dikutip dari kanal YouTube @kiranaislam. Kisah tersebut bermula dari sebuah surat yang diterima UAH dari seorang santriwati berusia 18 tahun.
“Assalamualaikum, saya berusia 18 tahun, baru lulus SMK. Insya Allah hafalan Quran saya sudah baik,” demikian isi surat itu. Sang santriwati juga mengungkapkan bahwa ia berasal dari keluarga sederhana.
UAH merespons dengan penuh rasa syukur, “Alhamdulillah, banyak orang-orang sederhana insya Allah bisa masuk ke surga. Bebannya nggak banyak, hartanya nggak banyak dihisab. Mereka bisa lebih banyak beribadah, puasa, dan bangun malam. Insya Allah memberikan kemuliaan.”
Namun, isi surat itu tidak berhenti di situ. Santriwati tersebut menyatakan niatnya untuk istiqomah dalam menjalani hidup, termasuk dalam urusan pernikahan. “Insya Allah saya istiqomah ingin menikah,” tulisnya. Mendengar hal ini, UAH kembali menanggapi dengan santai, “Alhamdulillah.”
Simak Video Pilihan Ini:
Mobil Pengangsu Pertalite Terbakar di Tambak Banyumas