23 Oktober 1998: Seorang Dokter Dibunuh oleh Radikal Anti-Aborsi di New York

Pada tahun 1999, tidak ada serangan penembak jitu terhadap dokter dalam enam tahun.

Tetapi menjelang akhir abad ke-20, Kopp sempat bebas dan membuat FBI menawarkan hadiah 500 ribu dolar AS bagi siapa pun yang menangkapnya.

Ia menjadi buronan internasional dan masuk ke dalam Sepuluh Orang Paling Dicari oleh Departemen Kehakiman, FBI.

Dua tahun kemudian, pada Maret 2001, Kopp berhasil ditangkap di Eropa, dan ia diekstradisi dari Prancis ke Amerika Serikat dengan syarat tidak dijatuhi hukuman mati.

Dalam persidangannya, Kopp memberikan pembelaan dan ia mengaku bahwa dirinya hanya bermaksud "melukai" Slepian.

Namun, pengadilan tetap menjatuhkan vonis pembunuhan tingkat dua. Bahkan pada 9 Mei 2003, Kopp dijatuhi hukuman 25 tahun penjara hingga seumur hidup.  

Setelah pembunuhan Slepian, tindakan keras terhadap teror anti-abosi berhasil mengurangi jumlah insiden kekerasan yang menargetkan tenaga medis.

Namun, mereka juga tetap harus berhati-hati ketika bertugas atau sekadar beristirahat di rumah karena tidak ada yang tahu dari mana bahaya dapat mengintai.