Skoliosis adalah kondisi medis di mana tulang belakang melengkung ke samping, membentuk huruf "C" atau "S". Normalnya, tulang belakang manusia terlihat lurus saat dilihat dari belakang. Namun, pada penderita skoliosis, tulang belakang tampak miring ke kiri atau ke kanan. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, namun paling sering terdeteksi saat masa pertumbuhan anak-anak dan remaja, terutama menjelang masa pubertas.
Skoliosis yang mempengaruhi postur tubuh ini tentu menyebabkan berbagai gejala, seperti nyeri punggung, kelelahan, dan gangguan pernapasan. Menurut American Association of Neurological Surgeons (AANS), sekitar 2-3% populasi di dunia menderita skoliosis, dengan perempuan lebih berisiko mengalami perkembangan kelengkungan yang lebih serius dibandingkan laki-laki.an, hingga perubahan postur tubuh yang mencolok.
Bagi kamu, Beauties, yang hidup dengan skoliosis, penting untuk mengetahui aktivitas dan kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari agar kondisi tidak semakin memburuk. Berikut ini adalah tujuh hal yang tidak boleh dilakukan oleh penderita skoliosis.
1. Mengangkat Beban Berat

Ilustrasi mengangkat beban berat/Foto: Pinterest/noovomai.ca
Mengangkat beban berat dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang yang sudah melengkung, memperburuk kondisi skoliosis. Dr. John Smith, seorang spesialis ortopedi di Mayo Clinic, menyarankan penderita skoliosis untuk menghindari aktivitas angkat beban berat karena dapat meningkatkan risiko cedera dan memperparah kelengkungan tulang belakang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aktivitas angkat beban dapat memicu ketidakseimbangan otot di sekitar tulang belakang. Hal ini menyebabkan salah satu sisi otot bekerja lebih keras dibandingkan sisi lainnya, sehingga membuat kelengkungan skoliosis semaki...