Bamsoet Ungkap Potensi Bisnis Direct Selling di Tengah Ekonomi Digital

Jakarta -

Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan peluang bisnis direct selling (penjualan langsung) di Indonesia sangat menjanjikan. Perkembangan ekonomi yang terus meningkat serta perubahan pola konsumsi masyarakat, menjadikan sektor direct selling mampu menawarkan potensi pertumbuhan yang signifikan.

Menurutnya, melalui pendekatan yang tepat dan strategi yang inovatif, direct selling dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan perekonomian di Tanah Air. Hal itu diungkapkan olehnya saat menghadiri Wikinara Opportunity Presentation di Kuta Bali, beberapa hari lalu.

"Sektor direct selling di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), industri direct selling mengalami pertumbuhan rata-rata sekitar 15% per tahun. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan melalui metode direct selling dan juga bertambahnya jumlah individu yang mencari sumber pendapatan tambahan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (30/12/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan direct selling di Indonesia adalah adanya perubahan perilaku konsumen. Masyarakat kini semakin terbiasa dengan kebiasaan berbelanja yang lebih personal dan interaktif.

Melalui direct selling konsumen dapat langsung berinteraksi dengan para penjual yang biasanya adalah distributor independen. Hal ini menciptakan hubungan yang lebih dekat antara penjual dan pembeli, serta memberikan informasi yang lebih transparant mengenai suatu produk.

"Industri direct selling di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 70 tahun 2019 tentang Distribusi Langsu...