- Kebun sawit tersebut diketahui telah menginvasi lahan 6,5 hektare di kawasan bukit Cigobang, pada ketinggian sekitar 28 meter di atas permukaan laut.
- Warga menilai alih fungsi lahan tersebut berpotensi merusak cadangan air tanah.
- esa Cigobang sendiri dikenal sebagai wilayah yang rawan krisis air.
TRIBUNTRENDS.COM - Perkebunan kelapa sawit di kawasan bukit Desa Cigobang memicu keresahan warga.
Dulunya daerah tersebut merupakan hutan hijau kini sudah dipenuhi tanaman sawit yang tumbuh di lereng perbukitan.
Bahkan dalam kurun waktu empat bulan terakhir, kebun sawit tersebut diketahui telah menginvasi lahan seluas kurang lebih empat hektare di kawasan bukit Cigobang, pada ketinggian sekitar 28 meter di atas permukaan laut.
Baca juga: Akhirnya Semua Terkuak Curhat Kerabat Yakin Evia Maria Dibunuh Bukan Akhiri Hidup, Temukan Bukti
Tanaman sawit ditanam dengan jarak sekitar enam meter di area yang sebelumnya merupakan kawasan hutan asri.
Warga menilai alih fungsi lahan tersebut berpotensi merusak cadangan air tanah.
Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengaku kaget dengan lahan seluas 6,5 hektare yang ditanam sawit di Desa Cigobang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. (Tribun Jabar.com)
Desa Cigobang sendiri dikenal sebagai wilayah yang rawan krisis air.
Sara (55), salah seorang warga, mengaku resah dengan masuknya perkebunan sawit di wilayahnya.
“Kalau toh bakal merugikan masyarakat, apalagi untuk anak cucu kita,” ujarnya.
Kekhawatiran serupa disuarakan pegiat lingkungan dari Sawala Buana, Hipal Surdiniawan.
Ia menegaskan, kawasan hutan Cigobang merupakan penyangga mata air ya...