China Andalkan Baterai sebagai Senjata Baru Hadapi Perundingan Dagang AS

Baterai bertenaga nuklir yang dikembangkan oleh startup Betavolt asal China. Ukurannya sebesar koin kecil. Foto: Betavolt

China kembali memanfaatkan kekuatan industrinya dalam perang dagang melawan Amerika Serikat (AS). Kali ini bukan melalui logam tanah jarang (rare earth) seperti sebelumnya, melainkan melalui baterai, komponen penting dalam transisi energi dan kebutuhan listrik pusat data di AS.