Manuel Baigorri, Elffie Chew, Ben Otto, dan Faris Mokhtar—Bloomber News
Bloomberg, Lembaga negara baru pengelola aset strategis negara serta BUMN, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara disebut tengah mempertimbangkan rencana untuk membentuk manajer aset hasil penggabungan perusahaan sejenis yang sebelumnya berada di bawah BUMN perbankan.
Danantara berencana merekrut penasihat untuk membantu proses pendirian perusahaan asset management baru dari Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan PT Bank Negara Indonesia, kata sumber-sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembahasan tersebut bersifat rahasia.
Danantara ingin membangun manajer aset yang lebih besar untuk bersaing secara lokal dan di kawasan, kata sumber-sumber tersebut, menambahkan bahwa manajer aset bank lain juga dapat dimasukkan dalam rencana tersebut.
Divisi manajemen aset BRI, Mandiri, dan BNI memiliki aset senilai hampir US$8 miliar (sekitar Rp125,4 triliun) yang dikelola pada awal tahun ini, menurut data terbaru yang tersedia dari laporan bank-bank tersebut.
