Jakarta, CNN Indonesia --
Demonstrasi massa di area kompleks parlemen Gedung DPR, Jakarta, masih berlanjut dan mulai tidak kondusif.
Massa yang melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPR terus bertahan meski telah dipukul mundur polisi.
Massa awalnya dipukul mundur dari Jalan Gatot Subroto ke arah Jalan Gerbang Pemuda. Polisi sempat menembakkan gas air mata dan water cannon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di jalan tersebut, massa bertahan dan sempat maju ke arah polisi sambil melempar batu dan bambu.
Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di sekitar Jalan Gerbang Pemuda.
Sementara itu, di area Pejompongan sejumlah massa tampak melempari petugas dengan batu.
Bahkan ada beberapa massa yang melempar molotov ke arah petugas.
Petugas pun merespon tindakan itu dengan menembakkan gas air mata.
Kelompok mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar unjuk rasa untuk menyuarakan protes atas tingginya tunjangan bagi anggota dewan.
Ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus di Jakarta itu memenuhi dua titik yakni di depan gerbang utama dan gerbang belakang atau Pancasila kompleks parlemen.
Mereka menggeruduk Gedung DPR RI seusai massa buruh yang sebelumnya menggelar aksi membubarkan diri.
Massa terus berdatangan menjelang sore, setelah aksi buruh bubar menjelang siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat tiba di Gedung DPR, massa aksi menyesalkan karena bersamaan dengan kedatangan mereka, DPR justru menutup rapat pintu gerbangnya.
"Hari ini kita datang ke ...