- Tumbler milik Anita hilang memicu tuduhan dan kabar pemecatan Argi, petugas KAI yang baru bekerja 10 hari
- Unggahan viral dari akun Gerindra memicu perhatian nasional dan meminta KAI mengkroscek ulang kasus Argi
- Publik menunjukkan gelombang simpati besar kepada Argi, menilai ia korban ketidakadilan akibat prasangka dan tekanan media sosial
TRIBUNTRENDS.COM - Kasus hilangnya sebuah tumbler biru yang terlihat sepele kini berubah menjadi drama nasional.
Sebuah unggahan di Instagram Story dari akun Gerindra memperlihatkan foto tumbler bermerek “Tuku” disertai struk pembelian, lengkap dengan permintaan agar pihak KAI mengkroscek dugaan pemecatan seorang petugas bernama Argi.
Siapa sangka, benda seharga ratusan ribu rupiah itu telah menyeret masa depan seorang anak muda yang baru 10 hari bekerja.
Baca juga: Suami Anita Tumbler Ketakutan Dihantui Teror Medsos, Akui Ancaman Sudah Masuk ke Rumah Orang Tua
Awal Mula: Sebuah Kelalaian di Gerbong KRL
Anita, seorang penumpang KRL, mengaku tumbler kesayangannya tertinggal di dalam gerbong. Ia kemudian mengunggah keluhan di media sosial, berharap pihak KAI segera menanggapi.
Namun keluhan itu justru memantik badai: publik mulai berspekulasi, mencurigai, dan menuduh petugas KAI sebagai pelaku.