
Aktivis kemanusiaan Swedia, Greta Thunberg.
JAKARTA – Aktivis Swedia ternama Greta Thunberg menceritakan penyiksaan yang dialaminya selama lima hari mengerikan dalam tahanan Israel awal bulan ini. Greta ditahan Israel menyusul upaya armada kemanusiaan untuk mengirimkan bantuan ke Gaza.
Greta menggambarkan dirinya “dipukuli, ditendang, dan diancam akan digas dalam kandang” oleh pasukan Israel. Dia membagikan detail yang gamblang tentang penderitaannya bersama para aktivis Swedia lainnya dalam armada bantuan Global Sumud, yang berupaya mematahkan blokade Israel selama bertahun-tahun terhadap bantuan makanan dan medis kemanusiaan ke Jalur Gaza.