Sugiyanto - 29 November 2025 | 22:11 - Dibaca 139 kali
News
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan kondisi area perkebunan teh di wilayah Pengalengan, Kabupaten Bandung. (Foto: Istimewa)
SUARA INDONESIA, GARUT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam menangani kasus perusakan sekitar 140 hektare area perkebunan teh di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Ia menilai proses penegakan hukum mulai menunjukkan keseriusan.
“Untuk Pak Kapolda, Kapolresta Bandung, dan Kasat Reskrim, hatur nuhun atas kerja sungguh-sungguh dalam menangani perusakan kebun teh ini,” ujar Dedi.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu menekankan bahwa kasus perusakan tersebut tidak boleh berlarut. Ia mendesak agar para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. “Semoga masalah ini cepat selesai. Pelakunya harus segera ditahan dan diadili,” tegasnya.
Dedi juga mengumumkan langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam pekan ini, Pemprov Jabar akan turun langsung melakukan rehabilitasi area kebun teh yang rusak dan melibatkan warga setempat untuk bekerja memulihkan lahan hingga kembali produktif.
“Pemprov Jabar akan membayar upah masyarakat selama 3 sampai 4 tahun. Dengan begitu, ratusan warga tidak kehilangan pekerjaan dan tidak menjadi korban pihak-pihak yang memanfaatkan uang untuk merusak alam serta mengorbankan rakyat kecil,” tuturnya. (*)
» Klik berita lainn...