Liputan6.com, Washington, DC - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Mohammed Hussein di sela-sela High Level Week (HLW) Sidang Umum PBB ke-79 (UNGA) untuk membahas berbagai upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Irak. Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas.
Perjanjian bebas visa ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi diplomat dan pejabat dari kedua negara, mempererat hubungan bilateral, serta mendorong pertukaran ekonomi dan budaya.
"Saya menyambut baik penandatanganan bebas visa ini dan sebagai tindak lanjut konkret, saya berencana melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada awal tahun 2025 untuk melakukan Pertemuan Komisi Bersama Indonesia - Irak ke-7 di tingkat menteri," ungkap Menlu Hussein dalam pernyataan tertulis Kemlu RI, yang dikutip Selasa (24/9/2024).
Menlu Retno menyambut baik rencana kunjungan tersebut dan mengusulkan agar dapat dilakukan komisi bersama pejabat senior kedua negara untuk mempersiapkan berbagai kerja sama konkret Indonesia-Irak.
* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.