Jakarta -
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) pada paruh pertama 2024 meraih kinerja positif dengan meraih pendapatan kosolidasi naik 2,5% menjadi Rp 75,3 triliun.
Menguti Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/12/2024), Telkom mencatat laba bersih operasi sebesar Rp 13 triliun atau tumbuh 4,2% year on year dengan margin 17,3%. Capain tersebut tidak lepas dari strategi yang dijalankan Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah memulai kariernya di Telkom pada 1990.
Seiring berjalannya waktu, Ririek yang menapaki berbagai posisi penting di anak perusahaan Telkom. Pada periode 2004-2008, Ririek dipercaya menjabat sebagai Deputy EGM Divisi Infratel, PT Telkom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Ririek pindah ke PT Telin, anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang layanan internasional. Di perusahaan ini Ririek menjabat sebagai Director of International Carrier Services pada 2008-2010 dan kemudian Director of Marketing and Sales hingga 2011. Perjalanan karier Ririek terus menanjak, hingga ia menduduki posisi President Director PT Telin pada 2011-2012.
Kemudian pada 2012, Ririek balik ke PT Telkom sebagai Director of Compliance and Risk Management selama satu tahun. Lalu ia menjabat sebagai Director of Wholesale & International Service hingga tahun 2014. Puncak karier Ririek di anak perusahaan Telkom ketika ia diangkat menjadi Direktur Utama Telkomsel pada Januari 2015 hingga Mei 2019.
Di bawah komando Ririek, Telkomsel berhasil tumbuhan signifikan hingga menjadikannya sebagai pemimpin yang diakui di industri telekomunikasi Indonesia. Tak berhenti di Telkomsel, karier Ririek terus melejit. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Tahun Buku 2018, Ririek dipilih sebagai Direktur Utama PT Telkom Indonesia.Atas jasanya dalam menakhodai Telkom...