Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa akan kembali diselenggarakan di Sekolah Menengah Atas (SMA).
Mu'ti menjelaskan hal itu dilakukan untuk mengakomodasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang akan berbasis mata pelajaran.
"Jadi nanti akan ada jurusan lagi. IPA, IPS, dan Bahasa, sehingga dalam TKA itu nanti, murid-murid itu ada tes yang wajib, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika," kata Mu'ti di kantor Kemendikdasmen, Jakarta, dikutip dari keterangannya Sabtu (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mu'ti menjelaskan selain tes mata pelajaran (mapel) wajib, siswa dapat memilih mata pelajaran pilihan dalam TKA sesuai jurusan.
Ia mencontohkan siswa dengan jurusan IPA dapat memilih Fisika atau Biologi untuk mapel pilihan, sementara jurusan IPS dapat memilih Ekonomi atau Sejarah.
"Sehingga dengan cara seperti itu maka kemampuan akademik seseorang akan menjadi landasan ketika orang itu mau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di jurusan tertentu itu bisa dilihat dari nilai kemampuan akademiknya," jelas dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menjelaskan ada perbedaan mapel yang diuji untuk TKA tingkat SMA/SMK dengan tingkat SD dan SMP.
Khusus untuk jenjang SMA/SMK, mapel yang diujikan ada lima. Tiga di antaranya mapel wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Kemudian, ada dua mata pelajaran pilihan.
Sementara untuk jenjang SD ...