Kemenkes Sebut dr ARL PPDS Anestesi FK Undip Dipalak Rp20-40 Juta per Bulan oleh Senior

Kemenkes Sebut dr ARL PPDS Anestesi FK Undip Dipalak Rp20-40 Juta per Bulan oleh Senior/Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei Vasilev

Investigasi masih terus dilakukan atas kasus dokter ARL, residen PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) yang meninggal dunia diduga karena bunuh diri. Kabar terbaru, terkuak ada dugaan bahwa dr ARL dipalak Rp20-40 juta sebulan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membeberkan hasil investigasi awal dugaan perundungan yang memicu kematian drARL. Dalam proses investigasi, Kemenkes menemukan dugaan permintaan uang di luar biaya pendidikan resmi yang dilakukan oleh oknum. Berdasarkan kesaksian, permintaan ini berlangsung sejak almarhumah masih di semester 1 pendidikan atau di sekitar Juli hingga November 2022.

"Permintaan uang ini berkisar antara Rp 20 - Rp 40 juta per bulan," ujar juru bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam keterangannya, Minggu (1/9), dilansir dari detikHealth.

Korban Ditunjuk Menjadi Bendahara

Ilustrasi dokter

Ilustrasi/Foto: Shutterstock

dr ARL ditunjuk menjadi bendahara angkatan. Ia bertugas menerima pungutan dari teman seangkatannya dan juga menyalurkan uang tersebut untuk kebutuhan-kebutuhan non-akademik, misalnya membiayai penulis lepas untuk membuat naskah akademik senior, menggaji OB, dan berbagai kebutuhan senior lainnya.

Hal-hal tersebut diduga menjadi pemicu awal korban mengalami tekanan dalam pembelajaran karena tidak menduga akan adanya pungutan-pungutan tersebut dengan nilai sebesar itu.

"Bukti dan kesaksian akan adanya permintaan uang diluar biaya pendidikan ini sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk dapat diproses lebih ...


Warning: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/gfrlsiym/public_html/src/var/sessions) in Unknown on line 0