Masih di Penjara, Agus Difabel Menikah Digantikan Keris

Jakarta, CNN Indonesia --

Terdakwa kasus pelecehan seksual, I Wayan Agus Suwartama atau IWAS, resmi menikah dengan kekasihnya, Ni Luh Nopianti.

Pria difabel yang tidak memiliki tangan itu menikah secara adat Hindu dengan tradisi Widhi Widana yang mana posisi mempelai pria digantikan dengan sebilah keris yang dibungkus kain putih.

Hal itu lantaran Agus tak bisa menghadiri upacara pernikahan secara adat karena tengah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kuripan, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena si Agus ini masih dalam proses peradilan, tidak terhalang untuk melakukan perkawinan adat Bali," kata pengacara IWAS, Ainuddin, dikutip Detik, Senin (14/4).

Menurut Ainuddin, pernikahan ini telah direncanakan jauh sebelum Agus terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Mataram. Acara tersebut disaksikan keluarga kedua belah pihak, tokoh agama, serta perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

"Keris inilah yang katanya dibungkus dengan warna putih, kemudian dibawa, diarak, disaksikan oleh pedanda, tokoh agama, dan keluarga kedua belah pihak. Maka itu sudah selesai dan sudah sebagai suami istri," lanjut Ainuddin.

Ainuddin menegaskan pernikahan ini baru dilaksanakan secara adat dan belum dicatat secara administratif. Hal ini karena IWAS masih menjalani proses hukum yang belum tuntas.

"Tetap pada proses hukum. Tinggal kesabaran si perempuan untuk menunggu. Kalau (Agus) divonis bebas, dia harus keluar. Kalau bersalah, harus m...