Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menilai Sekolah Rakyat merupakan sebuah terobosan penting oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menyertakan intervensi menyeluruh yang menyentuh kebutuhan keluarga, mulai dari bantuan sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Hal itu ia sampaikan saat menerima audiensi Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, dan Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, di Ruang Rapat Menteri, Gedung Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekolah rakyat ini istimewa, programnya presiden. Kita diajak noleh (menengok) kepada mereka yang paling miskin, memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau dan memungkinkan yang tidak mungkin," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9).
Gus Ipul memaparkan, perbedaan mendasar Sekolah Rakyat dengan sekolah umum terletak pada integrasinya dengan berbagai program unggulan pengentasan kemiskinan.
Di antaranya Koperasi Desa Merah Putih, bantuan sosial, Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional, program Makan Bergizi Gratis, hingga perbaikan rumah dan pemeriksaan kesehatan.
Ia menyebutkan, sekolah ini tidak hanya fokus pada pendidikan anak, tetapi juga memberdayakan keluarga secara menyeluruh. Orang tua dilibatkan dalam Koperasi Desa Merah Putih, menerima bantuan sosial, memperoleh akses PBI-JKN, serta mendapat dukungan berupa makanan bergizi dan pemeriksaan kesehatan.
"Jadi tidak berdiri sendiri, ini bersamaan dengan program unggulan Presiden yang lain, diintervensi di sini. K...