‎Menyeruak Cahaya di Tanah 3T, PLN Terangi Pendidikan di Penda Barania

Perjalanan rombongan GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, saat menyusuri Sungai Kahayan untuk mencapai lokasi SDN Penda Barania 1 di Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. (Foto: PLN UID Kalselteng/Koranbanjar.net)

Semangat menerangi negeri tak sekadar menghadirkan listrik. Kadang, cahaya itu datang dalam bentuk buku-buku bacaan baru di meja sekolah sederhana, atau laptop pertama yang dinyalakan dengan rasa kagum.

Oleh: Leon Rahman, Koranbanjar.net
‎
‎Cahaya lentera PLN hadir menyeruak di tepian Sungai Kahayan, Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menyalakan asa bagi anak-anak negeri di wilayah 3T.
‎
‎General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) Iwan Soelistijono, memimpin rombongan kecil menyusuri Sungai Kahayan dengan perahu bermotor.
‎
‎Perjalanan panjang itu bukan sekadar kunjungan seremonial, tapi langkah nyata membawa energi berkeadilan , listrik dan kepedulian sosial  ke pelosok yang selama ini jauh dari pusat pembangunan.
‎
‎Sinar Harapan di Tepian Sungai
‎
‎Ketika rombongan tiba di SDN Penda Barania 1, suasana di sekolah sederhana itu mendadak semarak. Kepala sekolah, para guru, dan siswa-siswi menyambut dengan wajah berseri. Di tengah ruang belajar berdinding papan, PLN menyerahkan satu unit laptop dan sejumlah buku bacaan untuk menambah koleksi pustaka sekolah.
‎
‎Bagi mereka, bantuan itu bukan sekadar benda. Ia adalah tanda hadirnya perhatian, bahwa di ujung negeri pun ada yang peduli.
‎
‎“Kami sangat bangga atas kunjungan ini. Tambahan buku bacaan tentu menambah semangat siswa-siswi untuk belajar, dan bantuan laptop sangat membantu para guru untuk berinovasi,” ujar Rusnani, Kepala SDN Penda Barania 1, dengan suara bergetar.
‎
‎Anak-anak tersenyum malu-malu, beberapa memeluk buku baru yang masih berbau tinta cetak. Di balik kesederhanaan, ada kebanggaan yang tulus mereka tahu, hari itu sekolah mereka tak lagi sepi dari perhatian.
‎
‎Energi yang Mencerdaskan