Militer Israel Klaim Bebaskan Seorang Sandera dari Terowongan Hamas

Liputan6.com, Tel Aviv - Qaid Farhan Alkadi sendirian di bawah tanah pada hari Selasa setelah 326 hari ditawan di Jalur Gaza ketika pasukan Israel yang menyisir jaringan terowongan Hamas yang luas menemukan dan membebaskannya.

"Tiba-tiba, saya mendengar seseorang berbicara bahasa Ibrani di luar pintu, saya tidak percaya, saya tidak percaya," ungkap Alkadi (52), menceritakan dari rumah sakit selama panggilan telepon dengan presiden Israel saat keluarga besarnya yang merupakan orang Arab Bedouin berkumpul di samping tempat tidurnya, seperti dilansir kantor berita AP, Rabu (28/8/2024).

Dia adalah sandera kedelapan yang diselamatkan oleh pasukan Israel sejak sekitar 250 orang diculik selama serangan 7 Oktober yang memicu perang saat ini dan yang pertama ditemukan hidup di bawah tanah. Penyelamatan itu membawa momen langka yang melegakan bagi warga Israel setelah 10 bulan perang, tetapi juga menjadi pengingat yang menyakitkan bahwa puluhan sandera masih ditawan sementara mediator internasional mencoba menengahi gencatan senjata yang akan membebaskan mereka.

Alkadi, yang sebelumnya bekerja sebagai penjaga di pabrik pengepakan di Kibbutz Magen -salah satu dari beberapa komunitas pertanian yang diserang- mengungkapkan rasa terima kasihnya selama panggilan telepon dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Dia mendesak para pemimpin negaranya untuk melakukan segala yang mungkin guna membebaskan puluhan orang yang masih ditawan.

"Bekerjalah 24 jam, jangan tidur sampai mereka kembali. Orang-orang benar-benar menderita, Anda tidak dapat membayangkannya," katanya, menurut transkrip panggilan telepon yang diberikan oleh kantor Herzog.

Alkadi, menurut militer Israel, ditemukan di terowongan Gaza Selatan tempat para sandera diduga berada bersama militan dan bahan peledak. Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari menyatakan dia ditahan di sejumlah lokasi selama penahanannya.

Militer Israel mengaku mereka menerapkan pelajaran yang dipelajari selama operasi sebelumnya saat menyelamatkan Alkadi. Sebelumnya, pasukan Israel yang bertemu dengan tiga sandera di dalam Jalur Gaza secara tidak sengaja ...