Ngaku Kaya Raya ke Pasangan, Pria di China Kedapatan Menunggak Sewa Tempat Tinggal hingga Rp450 Juta

Liputan6.com, Beijing - Sosok pria tua asal China yang dikenal publik dengan julukan "Paman Jembatan Nanpu" ini ternyata menunggak sewa apartemen hingga ratusan juta. Ia sempat menjadi viral karena "menunggu cinta" setiap malam di sebuah tempat terkenal hingga berdiam diri di bawah jembatan Nanpu.

Hampir setiap malam ia berpakaian rapi, membawa air minum dan camilan menuju lokasi tempat menunggunya di Shanghai. Setiap kali orang bertanya, ia selalu menjawab, "Saya sedang menunggu cinta." Perilakunya ini membuat banyak orang tersentuh yang mengira jika ia sedang menunggu cinta sejatinya, dilansir dari SCMP, Jumat (28/11/2025).

Citranya yang dibangun menggambarkan dirinya sebagai orang yang romantis, tetapi pria tua yang dipanggil Xu (70) ini ternyata memiliki tunggakan sewa dan kehidupan aslinya terungkap oleh Shanghai TV pada pertengahan November.  

Kabur dari Tunggakan

Selama beberapa bulan terakhir, ia tidak terlihat lagi di lokasi biasanya karena pada bulan Mei lalu sempat ditahan selama 15 hari akibat menolak memenuhi perintah panggilan.

Xu diketahui hanya seorang pemalas dan menghindar dari tanggung jawab membayar uang sewa apartemen kepada pemiliknya.

Masalah ini dimulai sejak 2011, ketika Xu menyewa sebuah apartemen seluas 50 meter persegi di Distrik Huangpu, Shanghai. Harga sewa saat itu naik dari USD 550 (sekitar Rp9,1 juta) menjadi USD 1.000 (sekitar Rp16,65 juta) per bulan.

Pada bulan Agustus 2023, ia berhenti membayar sewa maupun listrik dengan alasan sedang kesulitan keuangan. Pemilik apartemen yang bermarga Chu memintanya untuk pindah pada awal tahun 2024.

Tetapi yang dilakukannya membuat masalah semakin parah, ia menolak dan akhirnya dibawa ke Pengadilan Rakyat Distrik Huangpu.

Pernyataan keras dikemukakan Presiden Prabowo Subianto. Kendati telah memberikan kesempatan kepada para koruptor, hingga 100 hari pemerintahan belum ada koruptor yang melapor dan mengembalikan uang hasil korupsi.

ima Prasetio (25), pelaku pembunuhan wanita paruh baya di Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung yang sekalig...