Liputan6.com, Jakarta - Kerusakan kereta gantung di Tianmen Mountain Scenic Area, Provinsi Hunan, China, menyebabkan puluhan wisatawan melayang di udara selama lebih dari satu jam. Insiden tersebut terjadi pada 5 Oktober 2025 sekitar pukul 18.40, waktu setempat, akibat kerusakan listrik dan kegagalan mengomunikasikannya, lapor publikasi Tiongkok, Sohu, dikutip dari VN Express, Jumat, 10 Oktober 2025.
Beberapa video yang direkam wisatawan jadi viral di Douyin, memperlihatkan dua kereta gantung berayun hebat di udara. Setiap kereta berisi sekitar 10 penumpang, yang semuanya tampak panik dan ketakutan, lapor The Paper.
Seorang korban menggambarkan pengalaman menakutkan tersebut, mengatakan bahwa kereta gantung terus-menerus menyala dan berhenti, "seperti berayun di ayunan tinggi di langit, yang sangat berbahaya." Di video lain, seorang turis wanita terlihat berteriak saat kereta gantung bergetar hebat.
Beberapa orang mengaku "jantung mereka hampir berhenti" saat melihat rekaman tersebut, sementara yang lain mengatakan, "akan sangat mengerikan jika ada angin kencang." Manajemen kawasan wisata mengaktifkan rencana darurat untuk memastikan keselamatan para turis.